www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

SPR tak Balas Surat Pemprov Riau Soal Aset di Lagoi, Namun ...

Posted by On Juli 13, 2018

SPR tak Balas Surat Pemprov Riau Soal Aset di Lagoi, Namun ...

SPR tak Balas Surat Pemprov Riau Soal Aset di Lagoi, Namun Sudah Beri Keterangan ke Dewan

BUMD SPR tidak balas surat Pemprov Riau soal aset di Lagoi. Namun SPR sudah memberikan keterangan di hadapan DPRD Riau

SPR tak Balas Surat Pemprov Riau Soal Aset di Lagoi, Namun Sudah Beri Keterangan ke Dewanistlogo riau

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Pemerintah Provinsi Riau menyurati BUMD SPR pada 10 Juli lalu untuk meminta keterangan dan penjelasan terkait adanya saham Pemprov atau yang berkaitan dengan Pemprov Riau di perusahaan holding company Gallant Venture Lagoi Bintan Kepri.

Dimana dalam surat tersebut yang ditandatangani Asisten II Setdaprov Riau Masperi meminta data dan penjelasan terkait tentang kawasan wisata Internasional Bintan dengan adanya pengalihan lahan 3000 hektar dari PT Buana Megawisatama ke PT Sukajaya Indowahana.

Baca: Butuh Biaya Sehari-hari, Warga Mempura Ganti Pohon Durian dengan Tanaman Kelapa Sawit

Namun ternyata menurut Masperi hingga Jumat (13/7/2018) surat Pemprov Riau tersebut tidak dibalas pihak SPR namun pihak SPR sudah memberikan keterangan ke pihak Dewan melalui Rapat Dengar Pendapat.

"Surat tidak dibalas cuma sudah dijelaskan ke DPRD melalui Rapat Dengar pendapat, "ujar Masperi.

Baca: Wah. .Hotel di Bali Tempati Peringkat 1 Terbaik di Dunia Tahun 2018, Kalahkan Paris dan Tokyo

Intinya menurut Masperi pihaknya di Pemprov dan DPRD sepakat untuk menelusuri kembali persoalan tersebut bersama dan akan turun bersama ke kawasan Wisata Internasional Bintan dalam waktu deka t ini.

" Kami akan turun bersama untuk meneliti dan mencari data lebih konkrit terkait masalah ini, "ujar Masperi.

Masperi juga belum mau memberikan asumsi terkait adanya dugaan keterlibatan sejumlah mantan pejabat Pemprov Riau dan Peninggalan di BUMD SPR tersebut.

Baca: Masih Ada 56 Persen Belum Cairkan Bantuan Pendidikan di Biro Kesra Riau, Ini Penyebabnya

" Makanya diselidiki bersama ke lapangan dan kita tidak tahu sebenarnya bagaimana, "jelas Masperi.

Sebagaimana diketahui sebelumnya Seperti yang disampaikan Sekretaris Komisi III DPRD Riau, Suhardiman Amby sebelumnya, bahwa ada saham Riau sebesar 12,5 persen di resort yang berdiri di lahan seluas 20 ribu hektar itu.

"Dari informasi yang kita gali, lahan seluas 20 ribu hekar itu merupakan aset Pemprov Riau pada akhir tahun 80-an. Kemudian ada pihak swasta yang ingin mengelola daerah itu menjadi tempat pariwisata dan kita diberikan saham sebesar 12 ,5 persen," ujar politisi Hanura ini.

Baca: Risky Wakili Indonesia pada Ajang Mister United Asia 2018 di Thailand

Suhardiman mengatakan juga selama ini, pihaknya tidak pernah menerima laporan atas saham pada resort yang saat ini telah terkenal tersebut. Untuk itu ia menyoroti dan akan memanggil pihak terkait untuk meminta kejelasannya.

"Apakah memang masih ada aset dan saham kita di sana serta siapa yang selama ini menerima, kita perlu tahu itu," jelasnya.

Baca: Tunggu Surat Resmi dari Menpan RB, Segini Formasi CPNS yang Diajukan BKPP Rohul

Suhardiman juga menduga ada yang bermain di dalam potensi pendapatan tersebut. Ia mengatakan bahwa dari saham tersebut, diperkirakan bisa mendatangkan pemasukan puluhan hingga ratusan miliar rupiah.

Penulis: Nasyuha Editor: Budi Rahmat Sumber: Tribun Pekanbaru Ikuti kami di Marah Besar, Kapolri Copot Polisi Penganiaya Wanita yang Mencuri di Tokonya Sumber: Berita Riau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »