www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Agenda Pariwisata Riau 2018, Ada Ombak Bono sampai Bakar ...

Posted by On Februari 13, 2018

Agenda Pariwisata Riau 2018, Ada Ombak Bono sampai Bakar ...

Ombak Bono di Sungai Kampar, Riau. Berselancar di sungai ini sangat menantang.BARRY KUSUMA Ombak Bono di Sungai Kampar, Riau. Berselancar di sungai ini sangat menantang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuliandi Rachman meluncurkan Calendar of Event (CoE) 2018 Provinsi Riau di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin (12/2/2018) malam.

Provinsi Riau tahun ini menargetkan kunjungan 60.824 wisatawan mancanegara (wisman) dan 6,55 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus), dalam rangka berkontribusi pencapaian target pariwisata nasional tahun 2018 sebanyak 17 juta wisman dan 270 juta wisnus.

(Baca juga : Festival Pacu Jalur Ini Cuma Ada di Kuantan Singingi Riau)

Peluncuran 64 event unggulan pariwisata adalah bentuk upaya Pemerintah Provinsi Riau dalam mempromosikan dan menarik minat kunjungan wisatawan. Diantaranya 3 event yang sudah go international yaitu Bakar Tongkang, Festival Bono, dan Pacu Jalur, tiga event ini masuk dalam 100 Event Wonderful Indonesia.

(Baca juga : Belum Banyak Pelancong Tahu jika Riau Memiliki Gelombang Bono)

Menpar Arief Yahya mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Riau, provinsi yang dikenal sebagai ‘Bumi Lancang Kuning’, selama ini identik dengan penghasil minyak bumi, hamparan kebun kelapa sawit. Seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia bagian barat, kini giat dan serius mengembangkan diri dalam sektor pariwisata.


“< em>Launching event Pariwisata Riau ini merupakan wadah yang strategis dalam mempromosikan event tahunan yang akan diadakan di Provinsi Riau sepanjang tahun 2018. Terlebih Provinsi Riau telah memiliki tiga event internasional yang masuk dalam 100 Event Wonderful Indonesia 2018, diharapkan sebagai pemacu mendatangkan banyak wisman,” kata Arief Yahya dalam siaran pers Biro Komunikasi Publik Kemenpar.

Menpar mengingatkan bahwa peran CEO atau gubernur, bupati, wali kota menentukan sekitar 50 persen kesuksesan daerah dalam membangun sektor pariwisata.

“Diawali dengan komitmen orang nomor satu di daerah itu, maka semua program dengan mudah akan berjalan, begitu pun sebaliknya. Karena tugas pemimpin itu menentukan arah dan mengalokasikan sumber daya. Keseriusan CEO akan terlihat dari bagaimana Pemda memprioritaskan sumber daya dan anggaran mereka di pariwisata,” kata Arief Yahya.

Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, Provinsi Riau terus berbenah diri u ntuk menjadikan pariwisata sebagai sektor andalan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian.

"‘Bumi Lancang Kuning’ bila selama ini identik dengan minyak bumi, ke depan ingin menjadi destinasi pariwisata andalan untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Arsyadjuliandi Rachman.

Provinsi Riau memiliki potensi pariwisata yang besar, namun masih terkendala oleh infrastruktur pariwisata yang belum optimal.

“Kami memerlukan investasi pariwisata, khususnya untuk membangun kawasan pariwisata di seputar objek wisata Bono, Pacu Jalur, maupun Bakar Tongkang yang kita jadikan sebagai event unggulan setiap tahun,” kata Arsyadjuliandi Rachman.

Peluncuran CoE 2018 Provinsi Riau mengangkat tema ‘Svara Jiva Riau Menyapa Dunia’ (makna Svara Jiva sesuatu yang kecil akan menjadi besar, tumbuh dan berkembang serta menjadi kuat), dimeriahkan tampilan koreografi peragawati berkolaborasi dengan kompilasi foto-video pariwisata ung gulan.

Festival Pacu Jalur diikuti lebih dari 12.000 pedayung yang tergabung dalam 193 jalur, istilah untuk tim yang ikut berlomba. Lomba berlangsung di Tepian Narosa Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, 23-26 Agustus 2017. ARSIP KEMENPAR Festival Pacu Jalur diikuti lebih dari 12.000 pedayung yang tergabung dalam 193 jalur, istilah untuk tim yang ikut berlomba. Lomba berlangsung di Tepian Narosa Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, 23-26 Agustus 2017. Bakar Tongkang merupakan tradisi masyarakat Tionghoa, Kabupaten Rokan Hilir, yang akan berlangsung di Bagansiapiapi pada 29-30 Juni 2018; Festival Bono (Bekudo Bono) kegiatan mengarungi gelombang (beserlancar) bono dengan menggunakan perahu (sampan) kayu berlangsung di Kecamatan Teluk Meranti pada 24-25 November 2018.

Berikutnya Pacu Jalur merupakan perlombaan mendayung di sungai dengan menggunakan seb uah perahu atau jalur dari kayu dengan panjang mencapai 25-40 meter dan lebar 1,3-1,5 meter yang akan berlangsung di Kabupaten Kuantan Singingi pada 22-25 Agustus 2018. (*)


Berita Terkait

Gubernur Riau: Ombak Bono, Destinasi Wisata Kelas Dunia

Gencar Tarik Pelancong, Ini Tiga Festival Wisata Unggulan di Riau

Menpar: Kita Jadikan KEK Pariwisata di Riau

Terkini Lainnya

Yang Baru di Rangkasbitung Banten, Yuk Main ke Museum Multatuli

Yang Baru di Rangkasbitung Banten, Yuk Main ke Museum Multatuli

Travel Story 13/02/2018, 18:10 WIB Libur Imlek, Ini 3 Tempat Wisata Tanah Leluhur Tionghoa di Palembang

Libur Imlek, Ini 3 Tempat Wisata Tanah Leluhur Tionghoa di Palembang

Travel Tips 13/02/2018, 17:00 WIB Unik, Ada Peternakan Burung Unta di Jepang

Unik, Ada Peternakan Burung Unta di Jepang

Jepang Terkini 13/02/2018, 16:07 WIB Petualangan Profesor Korea Mencari Durian Terenak di Indonesia

Petualangan Profesor Korea Mencari Durian Terenak di Indonesia

Travel Story 13/02/2018, 15:11 WIB Indonesia Promosikan 'Beyond Bali' pada Pameran Pariwisata di Italia

Indonesia Promosikan "Beyond Bali" pada Pameran Pariwisata di Italia

News 13/02/2018, 14:18 WIB Tips Membuat Kopi Manual Brew di Rumah

Tips Membuat Kopi Manual Brew di Rumah

Travel Tips 13/02/2018, 13:38 WIB Agenda Pariwisata Riau 2018, Ada Ombak Bono sampai Bakar Tongkang

Agenda Pariwisata Riau 2018, Ada Omb ak Bono sampai Bakar Tongkang

News 13/02/2018, 11:43 WIB Apakah Teh Celup Mahal Pasti Berkualitas Tinggi?

Apakah Teh Celup Mahal Pasti Berkualitas Tinggi?

Food Story 13/02/2018, 10:06 WIB Mendengar Bisik-bisik Anak Padang di Wings of Time Singapura...

Mendengar Bisik-bisik Anak Padang di Wings of Time Singapura...

Travel Story 13/02/2018, 09:02 WIB Ini Perbedaan Durian di Indonesia dengan Negara ASEAN Lainnya...

Ini Perbedaan Durian di Indonesia dengan Negara ASEAN Lainnya...

Food Story 13/02/2018, 0 8:00 WIB Eje Kim, Profesor asal Korea yang Jatuh Cinta dengan Durian Indonesia

Eje Kim, Profesor asal Korea yang Jatuh Cinta dengan Durian Indonesia

Travel Story 13/02/2018, 07:00 WIB Minuman Jahe Campur Rempah-rempah, Seperti Apa Jadinya?

Minuman Jahe Campur Rempah-rempah, Seperti Apa Jadinya?

Food Story 12/02/2018, 22:15 WIB GranDhika Run 2018, Balon dan Kostum Unik Hiasi Flyover Antasari

GranDhika Run 2018, Balon dan Kostum Unik Hiasi Flyover Antasari

News 12/02/2018, 21:35 WIB Sekarang Wisata ke Goa Pindul Dibatasi, Per Hari 2.600 Orang

Sekarang Wisata ke Goa Pindul Dibatasi, Per Hari 2.600 Orang

News 12/02/2018, 21:00 WIB 7 Penginapan di Dunia yang Ramah Lingkungan

7 Penginapan di Dunia yang Ramah Lingkungan

Hotel Story 12/02/2018, 20:15 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Riau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »