www.AlvinAdam.com

Berita 24 Riau

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sektor Pariwisata Jadi Primadona Baru di Riau dengan Tangan ...

Posted by On Januari 28, 2018

Sektor Pariwisata Jadi Primadona Baru di Riau dengan Tangan ...

Advertorial

Sektor Pariwisata Jadi Primadona Baru di Riau dengan Tangan Dingin Gubernur

Presiden Joko Widodo telah menempatkan pariwisata sebagai leading sector atau sektor unggulan pembangunan

Sektor Pariwisata Jadi Primadona Baru di Riau dengan Tangan Dingin GubernuristimewaGubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman

SAAT ini sektor pariwisata nasional menyumbangkan devisa serta penyerapan tenaga kerja yang amat signifikan bagi negara. Bahkan sektor ini menjadi primadona baru bagi pembangunan nasional, diperkirakan pada tahun 2019 bakal mengalahkan pemasukan devisa dari industri kelapa sawit (CPO). Presiden Joko Widodo telah menempa tkan pariwisata sebagai leading sector atau sektor unggulan pembangunan. Pariwisata dijadikan sebagai sektor prioritas selain infrastruktur, maritim, pangan dan energi.

Bahkan, pada sektor pariwisata telah dijadikan core economy bagi Republik ini ke depan, karena komoditas yang paling sustainable, paling menyentuh ke level bawah masyarakat dengan share economy, dan performance setiap tahunnya menanjak, hanya pariwisata. Minyak dan gas bumi, batu bara, kelapa sawit mengalami kondisi yang selalu tidak stabil.

Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya, mengungkapkan untuk membangun sebuah destinasi wisata, harus diperhatikan 3A (Atraksi, Aksesibilitas, Amnenitas). Kalau itu sudah kuat semua, masih ada satu lagi yang 50% paling menentukan sukses tidaknya sebuah program, yakni track record CEO Commitment-nya. ’’Bagaimana pimpinan daerahnya dari Gubernur, Bupati dan Walikota. Apakah mereka benar-benar serius dan konkret dalam membangun daerah dengan pendekatan pariwisa ta,’’ ungkap Kemenpar Arief Yahya pada pesan singkatnya (CEO message).

‘’Peran CEO atau Gubernur, Bupati, Walikota, itu menentukan 50% kesuksesan daerah dalam membangun sektor pariwisata. Di awali dengan komitmen orang nomor satu di daerah itu, maka semua program dengan mudah akan berjalan. Begitu pun sebaliknya. Karena tugas pemimpin itu menentukan arah dan mengalokasikan sumberdaya,” pungkas Menpar Arief Yahya.

Menurut Menpar Arief, keseriusan CEO akan terlihat dari bagaimana Pemerintah daerah memprioritaskan sumber daya dan anggaran mereka di pariwisata. ‘’Contoh mudahnya adalah mengenai besaran anggaran untuk pariwisata, dan apakah pemilihan Kepala Dinas Pariwisata-nya sudah yang terbaik. Kalau mau berterus-terang, saya hanya akan bantu provinsi, kabupaten/kota yang gubernur atau bupati/walikota yang benar-benar committed dan konsisten membangun pariwisata,”tegasnya.

Komitmen Pemerintah Provinsi Riau

Provinsi Riau seja k dinahkodai oleh Gubernur Riau (Gubri), H Arsyadjuliandi Rachman, pada hari jadi provinsi Riau ke-58 tahun 2015 lalu, telah mengusung jargon “Riau The Homeland of Melayu”. Jargon itu disesuaikan dengan semangat daerah di Riau, sebagai tanah tumpah darah melayu yang pastinya bercirikan kebudayaan serta falsafah hidup. Gubri optimis dengan kekayaan budaya yang dimiliki oleh provinsi Riau dapat membantu mendorong sektor pariwisata sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan akhirnya berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Provinsi Riau memiliki keindahan alam dan kekayaan kebudayaan ciri khas melayu yang sangat luar biasa, dengan modal dasar ini kita harus optimis dalam mendorong sektor pariwisata. Sampai saat ini jumlah kunjungan wisatawan yang datang terus ada peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan pariwisata Riau telah berhasil meraih prestasi nasional dengan mendapatkan juara umum pada kegiatan Anugerah Pesona Indonesia 2017 yang digelar oleh pihak Kementerian Pariwisata,” kata Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman.

Gubernur Riau yang biasa kerab disapa Andi Rachman menegaskan, keberhasilan pariwisata Riau saat ini bukan hasil kerja keras pemerintah saja, melainkan karena adanya sinergitas stakeholder terkait yaitu, akademisi, pihak swasta, pemerintah, media dan komunitas. “Saya ucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak-pihak terkait yang ikut membantu mendorong sektor pariwisata,’’ tutur Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman.

Berdasarkan data yang dirangkum oleh Puslitbang Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, jumlah pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang berasal dari pintu masuk Bandara internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sebanyak 40,2 persen, jumlah ini menempatkan provinsi Riau pada posisi nomor dua nasional pertumbuhan kunjungan wisman yang datang ke Pekanbaru, sedangkan pada urutan pertama diraih oleh Bandara internasional Sam Ratula ngi Manado, dengan jumlah pertumbuhan kunjungan sebanyak 256,7 persen, dan pada posisi ke tiga diraih oleh Bandara internasional Lombok (BIL) 30,3 persen.

Halaman selanjutnya 1234
Penulis: Nasyuha Editor: Afrizal Sumber: Tribun Pekanbaru Ikuti kami di VIDEO: Dengar Pidato Jokowi, Anggota DPR Pakistan sampai Pukul-pukul Meja Sumber: Google News | Berita 24 Riau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »