www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Jaga Kedaulatan NKRI Melalui Penyiaran, KPID Riau Bentuk KCSI ...

Posted by On Desember 23, 2017

Jaga Kedaulatan NKRI Melalui Penyiaran, KPID Riau Bentuk KCSI ...

Home Politik Hukum & Kriminal Sosial & Budaya Ekonomi Pendidikan Lingkungan Bisnis Terkini Olah Raga Hikmah
Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 23 Desember 2017 17:44
Integrasi Kampung KB Bersama Mitra di Kelurahan Pesisir,
Disdalduk KB Pekanbaru Sosialisasikan KB Bukan Hanya Soal Alat Kontrasepsi
Sabtu, 23 Desember 2017 16:37
Alhamdulillah, 2 Orang Warga Binaan Lapas Bengkalis Masuk Islam
Sabtu, 23 Desember 2017 15:34
Sering Meresahkan,
Polresta Pekanbaru Janji Tindak Tegas Medsos Penyebar Isu Hoax
Sabtu, 23 Desember 2017 15:24
Demi Kenyamanan Perayaan Natal dan Tahun 2018, Polres Pelalawan Dirikan Tiga Pos Pam
Sabtu, 23 Desember 2017 14:41
Sejumlah Pihak Saling Lempar Tanggung Jawab,
Aliran Dana Listrik Rp1 Miliar di Kuansing Mulai Terkuak
Sabtu, 23 Desember 2017 14:38
"Laga Kambing" di Jalan, Karyawan Media Cetak di Pekanbaru Tewas di Tempat
Sabtu, 23 Desember 2017 14:18
Libur Natal dan Tahun Baru, Sampah di Duri, Bengkalis Dijamin Teratasi
Sabtu, 23 Desember 2017 14:03
Mayat Berlumuran Darah Ditemukan di Pelalawan
Sabtu, 23 Desember 2017 13:42
Disdalduk KB Pekanbaru Gelar Sosialisasi Integrasi Kampung KB Bersama Mitra di Kelurahan Air Dingin
Sabtu, 23 Desember 2017 12:54
Polres Bengkalis Antisipasi Puncak Arus L alin Natal di Mandau
loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 23 Desember 2017 09:25
Jaga Kedaulatan NKRI Melalui Penyiaran, KPID Riau Bentuk KCSI di Rokan Hilir
KPID Riau membentuk KCSI di Rokan Hilir. Bagian dari upaya menjaga kedaulatan NKRI melalui siaran.
Riauterkini-ROKAN HILIR- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Riau membentuk kelompok Keluarga Cinta Siaran Indonesia (KCSI) di Desa Sekeladi, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (22/12/2017). Kegiatan ini bentuk komitmen KPID dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari luberan siaran negara asing.
Kegiatan yang dilaksanakan di aula desa Sekeladi ini dihadiri kepala desa setempat Joni Efendi dan puluhan tokoh masyarakat serta masyarakat dari berbabagi elemen pekerjaan seperti petani, nelayan juga Gabinsa.
Kades dalam sambutannya, menyampaikan selama ini masyarakat sekitar tidak bisa menikmati siaran lokal dan nasional negara Indonesia karena di daerah diwilayahnya belum belum ada siaran dari lembaga penyiran baik radio maupun televisi yang bisa dinikmati masyarakat. Untuk bisa menikmati siaran nasional masyarakat harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli parabola, maupun tv berlangganan satelit.
Apabila menggunakan antena UHF masyarakat hanya dapat menikmati siaran dari negara asing Malaysia. Sementara siaran TVRI tidak begitu jelas, karena luberan siaran asing cukup kuat ke Rokan Hilir.
Untuk itu dia berharap dengan kehadiran Komisioner KPID Riau membentuk KCSI ini membekali masyarakat terka it baik buruknya isi dan program siaran lembaga penyian televisi agar masyarakat bisa menjadi filter di rumah tangga setempat dan memperkuat rasa kebangsaan dengan cinta siaran indonesia melalui penyiaran.
Komisioner KPID Riau, Nopri Naldi dalam penyampainya tentang keluarga cinta siaran indonesia mengatakan pembentukan Keluarga cinta siaran Indonesia adalah kelompok yang dibentuk menjadi ujung tombak dari gerakan kampanye yang mendorong tumbuhnya rasa cinta terhadap siaran indonesia, ini sesuai dengan amanat undang undang penyiaran Pasal 3, UU No 32 tahun 2002; yang berbunyi dengan cinta siaran indonesia bisa, Memperkukuh integrasi nasional, Terbinanya watak dan jati diri bangsa yang beriman dan bertakwa, Mencerdaskan kehidupan bangsa, Memajukan kesejahteraan umum dalam rangka membangun masyarakat mandiri, demokratis, adil dan sejahtera, serta menumbuhkan industri penyiaran Indonesia.
Serta UU penyiaran No 32 Tahun 2002 pasal 52, Setiap warga negara Indonesia memilki hak dan kewajiban dan bertanggung jawab dalam berperan serta mengembankan penyelenggaraan penyiaran nasional. Setidaknya pertahanan bangsa indonesia dalam menjaga negara kesatuan indonesia tidak hanya TNI, POLRI, namun KPI sama kelompok cinta siaran indonesia ikut berperan aktif menjaga kedaulatan siaran indonesia memalui penyiaran.
Untuk itu diperlukan kelompok kelompok kcsi di seluruh daerah perbatasan di provinsi riau yang luberan siaran negar tetangga masih sangat jelas diterima mayarakat di 7 kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Sementara komisioner KPID Riau kordinator bidang kelembagaan Widde Munadir Rosa menjelaskan terkait kelembagaan KPID. Karena selama ini masyarakat msih kurang paham dan mengerti apa KPI dan KPID Riau, yang Merupakan lembaga negara yang bersifat independen yang memiliki kewenangan untuk mengatur hal-hal mengenai penyiaran. KPI yang sifatnya di pusat dan KPID yang berada di provinsi adalah le mbaga indepedent yang telah diatur dalam undang undang 32 tahun 2002 tentang penyiran, dimana lembaga independen ini seperti KPK (komisi pemberantaan korupsi) , KPU (komisi Pemiihan Umum).
Tekait apa saja tugas dan kewajiban kpi yakini memberi jaminan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi yang layak dan benar, serta membantu pengaturan infrastruktur bidang penyiaran agar bisa merata hingga didaerah daerah dan membangun iklim persaingan yang sehat antar lembaga penyiaran dan industri terkait juga Memelihara tatanan informasi yang adil, merata, dan seimbang, dan Menampung, meneliti, dan menindaklanjuti aduan, sanggahan, seta kritik dan apresiasi masyarakat terhadap penyelenggaraan penyiaran dan Menyusun perencanaan pengembangan sumber daya manusia yang menjamin profesionalitas di bidang penyiaran.
Seperti di desa Sekeladi Kecamatan Tanah Putih kabupaten rokan hilir, masyarakat tidak bisa mendapat informasi siaran radio dan televisi lokal dan nasional karena tidak adany a insfrastruktur penyiaran disini, dengan adanya anggaran desa, kepala desa dan masyarakat bisa berembuk untuk membentuk lembaga penyiran komunitas.
Lembaga penyiran ini bisa menjadi corong informasi, penegetahuan dan hiburan ditengah tengah masyarakat dan KPID Riau bisa memberikan solusi terkait bagaimana proses perizinan lembaga penyiaran komunitas ini dapat terwujud .
Sehingga apabila ini bisa terwujud maka informasi terkait pertanian, perkebunan dan perikanan masyarakat dapat didengar dan terasa manfaatnya serta bisa melakukan interaktif kepada narasumber yang berkopenten dibidangnya.
Dan yang lebih penting lagi adalah bagaimana masyarakat atau keluarga bisa menjadi filter dirumah terhadap tayangan dan isi program siaran televisi, tidak semua tayangan televisi baik dan mendidik. Batasi dan dampingi anak dalam menonton televisi dimana seluruh tayangan tidak semuanya baik dikomsumsi anak, sesuaikan umur dan program acara televisi. Karena apabila ini tidak dikontrol dari orang tua akan berakibat buruk terhadap pola pikir anak kita kedepannya.
Karena anak merupakan generasi dan penerus bangsa untuk itu dengan filter yang telah dilakukan orang tua sejak dini sehingga bisa mewujudkan pemimpin bangsa Indoneaia yang kuat dan tangguh kedepannya.
Wujud nyata penyiaran dalam menjaga Negara Kesatuan Indonesia NKRI didaerah perbatasan usai acara sosialisasi KCSI, KPID Riau beserta jajaran aparat desa dan masyarakat serta ketua kolompok cinta siaran indonesia desa sekeladi menempelkan stiker ke perahu kelompok nelayan dan rumah masyarakat, yang bertujuan gerakan keluarga cinta siaran indonesia dapat terwujut dalam kehidupan sehari hari masyarakat di perbatasan.***(rls)

Berita Sosial lainnya..........
- Integrasi Kampung KB Bersama Mitra di Kelurahan Pesisir,
Disdalduk KB Pekanbaru Sosialisasikan KB Bukan Hanya Soal Alat Kontrasepsi
- Alhamdulillah, 2 Orang Warga Binaan Lapas Bengkalis Masuk Islam
- Disdalduk KB Pekanbaru Gelar Sosialisasi Integrasi Kampung KB Bersama Mitra di Kelurahan Air Dingin
- Jaga Kedaulatan NKRI Melalui Penyiaran, KPID Riau Bentuk KCSI di Rokan Hilir
- Wujudkan Pelayanan Prima,
ASN Rohul Diminta Tingkatkan Kedisiplinan Kerja
- Siapkan Tempat Bacaan, PN Bengkalis dan Perpustakaan Teken MoU
- Wabup Kuansing Bersama Forkopimda Sidak Pasar
- Pemkab Kuansing Nunggak Listrik Rp1 Miliar
- Operasi Lilin 2017, 300 Personel Gabungan Diturunkan di Dumai
- Tampung Aspirasi, Bupati Bengkalis Kumpulkan Tokoh Masyarakat di Duri
- ADD Tahap II TA 2017 Tunda Bayar,
Belasan Kades di Bengkalis Datangi DPMD
- RAPP Gelar Sunatan Massal di Kabupaten Siak dan Pelalawan
- Akan Ada Sanki, Wagub Minta ASN Tak Gunakan Mob din ke Luar Kota
- Sebagai Penggerak Revolusi Mental,
Bripka Totok Terima Penghargaan‎ dari Plt Bupati Rohul
- Bacakan Amanat Kapolri, Wagubri Pimpin Gelar Pasukan Operasi Lilin 2017
- Polantas Pekanbaru Imbau Keselamatan Kepada Penumpang Bus Transmetro
- Prestasi MTQ Anjlok, LTPQ Kuansing Bakal Evaluasi Kafilah
- Kapolres Inhil Buka Sosialisasi Hukum Bagi Personelnya
- APIP Pemkab Bengkalis Diminta Tingkatkan Pengawasan dan Pencegahan
- Belum Optimal di 2017, Kamar Rawat Penuh Dikeluhkan Peserta BPJS Kesehatan Pekanbaru

| IP Anda : 50.87.144.118
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com
Sumber: Go ogle News | Berita 24 Riau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »