www.AlvinAdam.com


Berita 24 Riau

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Tahun 2017, Sebanyak 515 WNA Pemegang ITK Datang Ke Riau ...

Posted by On Desember 19, 2017

Tahun 2017, Sebanyak 515 WNA Pemegang ITK Datang Ke Riau ...

Tahun 2017, Sebanyak 515 WNA Pemegang ITK Datang Ke Riau Hanya untuk Membicarakan Bisnis

Sedangkan untuk pemegang izin tinggal terbatas (ITAS) maksud dan kedatangan ke Riau sebanyak 523 orang merupakan tenag ahli

Tahun 2017, Sebanyak 515 WNA Pemegang ITK Datang Ke Riau Hanya untuk Membicarakan BisnisTribunPekanbaru/Muhammad NatsirToto Suryanto Kepala Imigrasi Kelas II Bengkalis saat memaparkan Kinerja Imigrasi Tahun 2017, Selasa (19/12) Siang.

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Budi Rahmat

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Dalam tahun 2017 ini pihak Imigrasi Kelas I Pekanbaru merinci maksud dan tujuan pendatang yang masuk ke Riau berdasar kan izin tinggal kunjungan (ITK), izin tinggal terbatas (ITAS) dan izin tinggal tetap (ITAP).

Dari rincian tersebut sebanyak 515 pemegang izin tinggal kunjungan (ITK) yang masuk atau kedatangan ke Riau dalam rangka pembicaraan bisnis.

Kemudian sebanyak 243 adalah pelajar dan mahasiswa.

Selanjutnya sebanyak 181 adalah penjangan atau VOA, sebanyak 176 keluarga atau sosial dan 87 adalah memberikan ceramah atau seminar.

Sedangkan untuk pemegang izin tinggal terbatas (ITAS) maksud dan kedatangan ke Riau sebanyak 523 orang merupakan tenag ahli, 138 anak yang ikut orang tua, sebanyak 156 pelajar dan mahasiswa.

Kemudian 120 merupakan penyatuan keluarga dan 104 merupakan tenaga kerja bidang industri.

Selanjutnya untuk pemegang izin tinggal tetap (ITAP) maksud dan tujuan masuk ke Riau adalah istri ikut suami yang warga negara Indonesia (WNI) sebanyak 7 orang.

Kemudian suami ikut istri yang WNI sebanyak 5 orang serta mantan WNI yang kembali ke n egara Indonesia sebanyak satu orang.

Kepala Imigrasi Kelas I Pekanbaru, Jamaruli Manihuruk dalam keterangan persnya, Selasa (19/12/2017) menyebutkan, dari penerbitan surat izin tersebut berdasarkan jenis kelamin, untuk ITK yang laki-laki sebanyak 909 orang sedangkan perempuan sebanyak 297 orang.

Untuk ITAS yang laki-laki sebanyak 1.068 orang sedangkan perempuan sebanyak 360 orang.

Selanjutnya untuk ITAP laki-laki sebanyak lima orang dan perempuan sebanyak 8 orang.

"Tahun 2017 kita juga menjalankan fungsi penegakkan hukum yakni, melakukan deportasi sebanyak 136 orang, deportasi dan penangkalan sebanyak 19 orang," terang Jamaruli.

Selain itu pihak Imigrasi Kelas I Pekanbaru juga telah melakukan pro justitia terhadap satu orang laki-laki watga negara Singapura atas nama Azahar bin Sani alias Muhammad Azhari yang dikenakan pasal 126 huruf c.(*)

Penulis: Budi Rahmat Editor: M Iqbal Sumber: Tribun Pekanbaru Ikuti kami di Bikin Terkecoh! Wanita Cantik Ini Dikira Karakter Animasi, Ternyata Manusia Asli Sumber: Google News | Berita 24 Riau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »