Ketika tugu antikorupsi di Pekanbaru justru penuh dengan skandal ...

Ketika tugu antikorupsi di Pekanbaru justru penuh dengan skandal ... ]]> ...

Ketika tugu antikorupsi di Pekanbaru justru penuh dengan skandal ...

]]> Ketika tugu antikorupsi di Pekanbaru justru penuh dengan skandal korupsi
Tugu anti korupsi di RiauHak atas foto Dina Febriastuti
Image caption Tugu Antikorupsi diresmikan pada 9 Desember 2016 bertepatan dengan hari antikorupsi di Pekanbaru, Riau.

Sejumlah warga di ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru, mengaku 'sangat malu' terhadap dugaan korupsi yang melibatkan belasan orang pegawai negeri sipil (PNS) dalam proyek pembangunan tugu antikorupsi di kota tersebut.

Beberapa orang warga kota itu bahkan mengaku 'sulit untuk mempercayai' pejabat di wilayah itu, apalagi sebelumnya terbukti beberapa pejabatnya dipenjara karena kasus korupsi.

Tugu antikorupsi, yang didirikan untuk mengingatkan agar PNS lebih melayani masyarakat dan bersikap transparan, belakangan diketahui proyek pembangunannya diduga korupsi sehingga merugikan negara hingga mencapai Rp 1,23 miliar.

  • DPR 'paling korup' menurut persepsi masyarakat Indonesia
  • Divestasi perusahaan tambang asing 'menciptakan peluang korupsi' ;
  • Indeks Persepsi Korupsi Indonesia disebut 'membaik' tapi lamban

Pekan lalu, Kejaksaan Tinggi Riau menetapkan 18 tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek tugu tersebut, diantaranya adalah 12 orang PNS dan seorang staf ahli gubernur Riau.

"Sebagai orang Riau, saya sangat malu. Ini jelas bukan budaya kita orang Melayu," kata seorang warga Pekanbaru, Efridel, yang berusia 47 tahun, kepada wartawan di Pekanbaru, Dina Febriastuti.

Hak atas foto BAY ISMOYO/ AFP
Image caption Pekan lalu, Kejaksaan Tinggi Riau menetapkan 18 tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek tugu tersebut, diantaranya adalah 12 orang PNS dan seorang staf ahli gubernur Riau.

Seme ntara, Dede, seorang mahasiswa berusia 22 tahun mengatakan, terungkapnya skandal dugaan kopupsi ini merupakan sebuah ironi.

"Ibaratnya, (pendirian tugu) itu adalah hadiah dari KPK atas 'kemenangan' Riau yang selalu mencetak pemain-pemain handal dalam korupsi. Namun, dengan ditanamkannnya tugu itu, tak membuat mereka jera dan sadar. Malah, Tugu Antikorupsi dikorupsi," katanya.

Diresmikan untuk 'mencegah korupsi'

Anggaran untuk pembangunan proyek senilai Rp 8 miliar itu berasal dari Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Riau 2016.

Sejumlah laporan menyebutkan, Tugu antikorupsi diresmikan pada Jumat, 9 Desember 2016, bertepatan dengan hari antikorupsi di Pekanbaru, Riau.

Hak atas foto ADEK BERRY/AFP
Image caption Mural karya seniman yang dipasang di sebuah ruas jalan di Jakarta.

Pembangunan tugu itu semula ditujukan sebagai pengingat agar semua PNS di provinsi itu mengedepankan aspek pelayanan dan bersikap transparan.

Tetapi dengan terungkapnya kasus dugana korupsi di balik proyek ini, seorang warga Pekanbaru kembali menuntut agar semua pemangku jabatan di Riau bersikap transparan tentang anggaran.

"Jika menggunakan sistem lelang untuk proyek-proyek pemerintah, sekiranya kontraktor yang bersangkutan tidak memberikan upeti kepada pihak yang meloloskan tender, sehingga nilai proyek tidak berkurang," kata ibu dua anak, Sari, yang berusia 35 tahun.

Dia kemudian mengusulkan agar setiap proyek diaudit oleh tim pemeriksa independen. "Mereka yang memeriksa ketika proyek akan, sedang dan selesai dilaksanakan."

Sulit mempercayai pejabat

"Aduh, kejadian yang menimpa tiga gubernur (Riau) sebelumnya tidak dijadikan pelajaran. Malah, semakin berani," ungkap Efridel.

Hak atas foto AFP
Image caption "Riau kini benar-benar jadi pemecah rekor jumlah pemain korupsi atau koruptor terbanyak. Riau selalu mencetak gol koruptor ke gawang KPK," ungkap seorang warga Riau.

Dan lebih dari itu, Sari mengaku kini sulit mempercayai para pejabat di provinsi itu. "Karena, sudah banyak para pejabat di Riau yg ditangkap karena kasus korupsi," katanya.

Sementara, Dede mengatakan dengan agak berseloroh: "Riau kini benar-benar jadi pemecah rekor jumlah pemain korupsi atau koruptor terbanyak. Riau selalu me ncetak gol koruptor ke gawang KPK."

Dia kemudian memberikan usulan, pada masa-masa mendatang, jangan jadikan antikorupsi sebagai tagline saja. "Tapi, jadikan pedoman dan prinsip hidup. Korupsi itu sebenarnya dimulai dari kebiasaan buruk sejak kecil dari keluarga, lingkungan dan sekolah."

Tersangka akan ajukan praperadilan

Bagaimanapun, sebagian tersangka akan mengajukan praperadilan atas penetapan status tersangka, seperti diungkapnan kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution, Jumat (10/11).

"Saya tidak paham dengan proses yang telah dilakukan penyidik," ujar Razman.

Hak atas foto Dina Febriastuti
Image caption Sebagian tersangka akan mengajukan praperadilan atas penetapan status tersangka, seperti diung kapnan kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution (kanan), Jumat (10/11).

Razman juga menyebut bahwa perkara yang sedang diproses Kejati Riau tergolong "aneh". Menurutnya, ada beberapa hal yang tidak tepat dilakukan para penyidik.

"Harusnya, ada pelaku utama dan dapat dibuktikan oleh penyidik Kejati. Namun, dari pernyataan dan surat pemberitahuan, hanya masuk pada persekongkolan kerja sama dan pemufakatan. Harusnya, ada pemberi dan penerima," jelasnya

Menanggapi ancaman praperadilan tersebut, Asisten pidana khusus Kejati Riau, Sugeng Riyanta menyatakan, "Jika dilaporkan dan di praperadilan, silakan saja. Itu, kan, bentuk pembelaan hukum," ungkap Sugeng singkat.

Katanya lebih lanjut, "Kami menyambut baik langkah hukum tersebut, karena upaya praperadilan itu upaya hukum untuk menjamin check and balances dalam proses hukum. Kami hormati."

Sumber: Google News | Berita 24 Riau

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Lokal,1,
ltr
item
Berita 24 Riau: Ketika tugu antikorupsi di Pekanbaru justru penuh dengan skandal ...
Ketika tugu antikorupsi di Pekanbaru justru penuh dengan skandal ...
https://ichef-1.bbci.co.uk/news/320/cpsprodpb/17B1B/production/_98715079_tugukorupsiriau.jpg
Berita 24 Riau
http://www.riau.berita24.com/2017/11/ketika-tugu-antikorupsi-di-pekanbaru.html
http://www.riau.berita24.com/
http://www.riau.berita24.com/
http://www.riau.berita24.com/2017/11/ketika-tugu-antikorupsi-di-pekanbaru.html
true
1993975937604522219
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy